Ommah Media _ Kembalinya Aya Shofiya

Ommah Media _ Kembalinya Aya Shofiya

This is the free photo or picture example named Ommah Media _ Kembalinya Aya Shofiya for OffiDocs app Gimp, which can be considered as an online image editor or an online photo studio.


TAGS:

Download or edit the free picture Ommah Media _ Kembalinya Aya Shofiya for GIMP online editor. It is an image that is valid for other graphic or photo editors in OffiDocs such as Inkscape online and OpenOffice Draw online or LibreOffice online by OffiDocs.

Masjid Aya Shofiya

Sabtu [11/07/2020] Aya Sofia kembali diresmikan sebagai masjid setelah 86 tahun lamanya menjadi museum oleh Kemal At-Taturk sekuler yang tangannya dilumuri dosa karena meruntuhkan Khilafah Islamiyah, induk umat Islam.

Sejarah panjang mewarnai Masjid Aya Sofia, mulai dari gereja zaman Bizantium kemudian direbut Sultan Muhammad Al-Fatih hingga dijadikan Museum oleh Kemal At-Taturk laknatullah dan sekarang menjadi masjid. Bahkan kemegahan nya sudah terdengar sejak zaman para sahabat yang berlomba-lomba merebut Konstantinopel dengan jaminan dari Nabi sebagai pemimpin dan pasukan terbaik.

Dan hari ini, Aya Sofia kembali menjadi Masjid. Ini semua hadiah dari Allah karena kerja keras para dai fisabilillah, pengorbanan para Mujahidin shadiqin, para ulama' yang dipenjara, darah umat Islam yang tertumpah disetiap belahan bumi, dan pengorbanan umat Islam di dunia. Hingga Allah melihat bahwa umat Islam pantas dihadiahi Masjid ini kembali pada pelukan umat Islam.

Ya, umat Islam wajib bahagia dan gembira atas dibukanya masjid Aya Sofia untuk kembali disebutkan nama Allah didalamnya, meninggikan adzan dan kalimat tauhid didalamnya, namun ucapan terima kasih pada Erdogan dan pemerintahannya mungkin terlalu dini kita ucapkan. Karena Erdogan dan pemerintahannya masih memiliki dosa dan kesalahan yang harus dipertanggungjawabkan atas umat Islam.

Bukannya kita benci ataupun nyinyir atas hal itu, tapi kita musti realistis atas fakta yang terjadi. Dia dan pemerintahannya masih melaksanakan hukum sekuler yang menyelisihi Islam, atas dalih apapun yang tidak dapat kita terima.
Dia juga menjalin kerjasama dengan Israel bahkan memiliki kedutaan di Israel atas dalih apapun yang tidak dapat kita terima sebagai Muslim.
Dia juga ikut serta dalam memerangi Mujahidin di Afghanistan, Irak, Somalia dan sampai saat ini masih satu barisan dengan pemerintahan Somalia dan Kenya, atas dalih apapun yang tidak dapat kita terima sebagai Muslim.
Dia juga yang memuluskan jalannya konvoi militer Turki-Rusia di Idlib hingga melemahkan para Mujahidin yang berusaha menegakkan syariat Allah, lagi-lagi atas dalih apapun yang tidak dapat kita terima sebagai Muslim.
Salah satu markas militer pesawat koalisi Internasional yang menyerang Mujahidin di Idlib berada di Incirlik, Turki. Dia menerima wilayahnya digunakan untuk menyerang Mujahidin, bahkan ia adalah salah satu negara anggota koalisi Internasional.

Mengapa kita tidak dapat menerima alasan apapun bentuknya? Karena di satu sisi pembantaian dan permusuhan terhadap Umat Islam dan Mujahidin masih berjalan oleh musuh-musuh Islam, namun di sisi lain ia bermesraan dengan si pembantai yang memusuhi umat Islam, bahkan ia ikut serta dalam permusuhan itu.

Satu kebaikannya kita sanjung mati-matian, namun lupa terhadap puluhan bahkan ratusan dosa dan kejahatannya pada umat Islam dan Mujahidin.

Dan ini fakta yang ada. Tinggal bagaimana hawa nafsu kita, apakah mengikuti syariat, atau justru mengebiri syariat untuk membenarkan perbuatannya dan nafsu kita?

Umat Islam wajib bahagia atas dibukanya kembali Jami' Aya Sofia.
Namun terlalu dini untuk berterima kasih dan menyanjung Erdogan dan pemerintahannya mengingat "dosa-dosa" yang ia lakukan !!!

[Ommah Media]

Jangan Lupakan Mujahidin Dan Kaum Muslimin Dalam Do'a Sholih Kalian

Free picture Ommah Media _ Kembalinya Aya Shofiya integrated with the OffiDocs web apps

LATEST WORD & EXCEL TEMPLATES