EnglishFrenchSpanish

Free editor online | DOC > | XLS > | PPT >

Ad


OffiDocs favicon

Pengertian Ibadah dalam Islam dan beberapa amalan yang tid

Free download Pengertian Ibadah dalam Islam dan beberapa amalan yang tidak boleh ditinggalkan free photo or picture to be edited with GIMP online image editor

This is the free photo or picture example named Pengertian Ibadah dalam Islam dan beberapa amalan yang tidak boleh ditinggalkan for OffiDocs app Gimp, which can be considered as an online image editor or an online photo studio.

Ad


TAGS

Download or edit the free picture Pengertian Ibadah dalam Islam dan beberapa amalan yang tidak boleh ditinggalkan for GIMP online editor. It is an image that is valid for other graphic or photo editors in OffiDocs such as Inkscape online and OpenOffice Draw online or LibreOffice online by OffiDocs.

Pengertian Ibadah dalam Islam dan beberapa amalan yang tidak boleh
ditinggalkan
- Didalam kamus Al-Abdiyah, Al-Ubudiyah dan Al-Ibadah semua itu mempunyai arti
Ath-Tha\u2019ah, kepatuhan/ ketaatan.[1] Dari segi bahasa yang tepat adalah
al-Ubudiyah berasal dari al- Khudhu\u2019 (tunduk atau rendah diri) serta adz-Dzil
(memperhinakan diri). Kemudian at-Ta\u2019bid (penyembahan) adalah bermakna
at-Tadzallul (perendahan diri atau penghinaan diri).[2]

Al-ibadah sama artinya dengan taat atau kepatuhan, dan
ta\u2019abud (penghambaan), mempunyai persamaan arti dengan at-Tanasuk
(pengabdian).[3] Kata ibadah ini akan berbeda-beda artinya sesuai dengan
pecahan asal katanya : Firman Allah SWT yang artinya : \u201cMaka masuklah ke
dalam jama\u2019ah hamba-hamba-Ku\u201d (QS. Al-Fajr/89 : 29)

Maksud dari arti masuklah ke dalam golongan hamba-Ku adalah menyandarkan
arti yang baru.5[4] Di dalam Lisanul Arab : arti kata al-Ubudiyah :
al-Khudhu\u2019 dan at- Tadzallul. Dan di dalam hadits Abu Hurairah, hendaklah salah
seorang diantara kalian tidak mengatakan kepada budaknya. \u201cHambaku
(budakku) dan hambaku perempuan,\u201d tapi hendaknya dia mengatakan \u201cpemudaku
dan pemudiku\u201d (fatayat dan fatayati)[5]

Di dalam menafsirkan \u201chanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada
Engkaulah kami memohon pertolongan\u201d pada surat al- Fatihah, Syekh Muhammad
Abduh berkata didalam al-manar, ibadah itu ialah ketaatan dengan ketundukan
secara penuh.[6]

Pengertian Ibadah dalam Istilah

Dalam pengertian istilah ibadah ialah kepatuhan atau ketundukan kepada zat
yang memiliki puncak keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Ibadah mencakup segala
bentuk kegiatan (perbuatan dan perkataan) yang dilakukan oleh setiap mukmin
muslim dengan tujuan untuk mencari keridhoan Allah.

Dalam hal ini Ibnu Taimiyah merumuskan bahwa ibadah menurut Syara\u2019 \u201ctunduk
dan cinta\u201d.[7] Artinya tunduk mutlak kepada Allah yang disertai cinta
sepenuhnya kepada-Nya. Oleh karena itu unsur ibadah adalah :

a. Taat dan tunduk kepada Allah

Artinya, merasakan kewajiban melaksanakan segala perintah dan meninggalkan
segala larangan Allah yang dibawakan oleh Rasul- Nya. Oleh karena itu, belum
termasuk beribadah apabila seseorang tidak mau tunduk kepada perintah-Nya,
tidak mau ikut aturan- aturannya. Meskipun ia mengakui adanya Allah yang
menciptakan langit dan bumi serta memberi rezeki.

b. Cinta Kepada Allah

Tidak ada di alam ini yang lebih layak untuk dicintai daripada Allah ta\u2019ala.
Dia-lah pemilik keutamaan kebaikan, yang menciptakan apa-apa yang ada dibumi
bagi manusia dalam bentuk yang sebaik- baiknya.

Menurut Ibnu Katsir, ibadah merupakan himpunan kesempurnaan cinta, tunduk
dan takut kepada Allah.[8] Kedua unsur ibadah di atas tidak dapat dipisahkan
antara yang satu dengan yang lainnya. Firman Allah yang artinya :
\u201cKatakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku,
niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang\u201d. (QS. Ali Imran/3:31)

Berbagai ungkapan bentuk ungkapan yang benar dan penggunaan bahasa Arab yang
jelas itu menunjukkan bahwa ibadah itu suatu macam ketundukan yang mencapai
puncaknya, tumbuh dari perasaan hati terhadap keagungan yang disembah, tidak
diketahui asal mulanya, keyakinannya terhadap kekuasaan-Nya yang tidak
dijangkau pengertian dan hakikatnya. Yang paling dekat dijangkau pengetahuan
bahwasannya dia meliputinya, tetapi hakikatnya diatas jangkauannya. Maka siapa
yang mencapai puncak kehinaan dihadapan seorang raja tidak dikatakan \u201cbahwa dia
itu hambanya\u201d meskipun dia mencium telapak kakinya selama penyebab kehinaan dan
ketundukan itu dapat diketahui. Yaitu takut dari kedhalimannya yang senantiasa
mengancamnya, atau mengharap kedermawanannya yang terbatas, ya Allah.[9]

Dari sini maka pengertian ibadah mempunyai dua makna yaitu makna umum dan
makna khusus. Ibadah dalam arti khusus ia segala kegiatan yang ketentuannya
telah ditetapkan oleh nash al-Quran dan as- sunnah dan tidak menerima perubahan.
Sedangkan ibadah dalam arti umum ia meliputi segala yang disukai Allah dan yang
diridhai-Nya baik berupa perkataan maupun perbuatan baik terang maupun
tersembunyi.[10]

Beberapa Amalan harian, mingguan dan bulanan yang seharusnya dikerjakan:

Untuk amalan ini secara umum terangkum dalam Rukun Islam. Rukun Islam berarti
5 tindakan dasar yang harus dikerjakan oleh seorang muslim. Tindakan dasar ini
merupakan kewajiban bagi tiap individu. Diantara tindakan tersebut kami
golongkan ke 5 hal pokok di bawah ini.

Rukun Islam terdiri daripada lima perkara, yaitu:

1. Syahadat: menyatakan kalimat tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad
itu utusan Allah.

Poin pertama ini dimaknai, tunduk kepada segala perintah dan larangan Allah
SWT dan Rasulnya Nabi Muhammad SAW yang termaktub dalam al-Qur\u2019an maupun hadis
Nabi.

2. Shalat: ibadah sembahyang lima waktu sehari.

Menjalankan sholat 5 waktu merupakan kewajiban tiap individu yang telah
ditentukan waktunya , subuh, dzuhur, ashar, magrib dan isya untuk panduannya
bisa anda baca tuntunan sholat lengkap. Selain kewajiban sholat 5 waktu, terdapat juga sholat sunnah sebagai ibadah
tambahan, seperti sholat idul fitri dan idul adha, sholat safar dan lainya yang terangkum pada macam-macam sholat sunnah yang disyariatkan.

3. Zakat: memberikan 2,5% dari uang simpanan kepada orang miskin atau yang
membutuhkan.

Zakat diperuntukkan bagi siapapun yang memiliki harta berlebih, tentu
memiliki ketentuan-ketentuan seperti harta miliki penuh, melebihi kebutuhan
pokok, cukup haul (jangka waktu wajib zakat), lalu cukup nisabnya (batasan
minimum harta dan berapa yang dikeluarkan). Beberapa di antaranya terkait
penjelasan zakat ini seperti zakat fitrah, zakat harta, zakat profesi yang bisa
anda baca ketentuan zakat dalam islam.

4. Saum: berpuasa dan mengendalikan diri selama bulan suci Ramadan.

Tentu dalam mengerjakan puasa ini terdapat beberapa kendala yang
menyertainya, kendala ini bisa kita katakan permasalahan yang timbul bilamana
mengerjakannya. Seperti Sahur setelah Adzan Subuh karena Ketiduran atau Hukum Donor Darah dan Bekam bagi Orang Berpuasa atau mungkin permasalahan yang lainnya.

5. Haji: pergi beribadah ke Mekkah, setidaknya sekali seumur hidup bagi
mereka yang mampu.

Catatan Kaki

[1] Muhammad Idris Abdul Rauf al-Marbawi, Kamus Idris al-Barnawi I, (Beirut
: Dar al- Fikr, t.th), hlm. 50

[2] Yusuf Qardhawi, Konsep Ibadah dalam Islam, (Jakarta : Central Media,
t.th), hlm. 29

[3] Imam Alatihi Abi Faishol Jamaludin Muhammad, Lisanul Arab, (Beirut : dar
al-Fikr, t.th), hlm. 272

[4] Yusuf Qardhawi, Konsep Ibadah dalam Islam, (Jakarta : Central Media,
t.th)hlm. 30

[5] Yusuf Qardhawi, Ibadah dalam Islam, (Jakarta : Akbar, 2005), hlm.
27

[6] Sidik Tono, dkk, Ibadah dan Akhlak dalam Islam, (Yogyakarta : IPPAI UII,
1998), hlm. 3

[7] Labib MZ, Moh Ridho\u2019i, Kuliah Ibadah, (Surabaya : Tiga Dua, 2000), hlm.
45

[8] Sidik Tono, dkk, Ibadah dan Akhlak dalam Islam, (Yogyakarta : IPPAI UII,
1998), hlm. 3

[9] Yusuf Qardhawi, Ibadah dalam Islam., (Jakarta : Akbar, 2005), hlm.
30

[10] Wahbah al-Zuhayli, al-Fiqh al-Islami wa\u2019adillatuh, (Beirut : Dar
al-Fikr, 1989), hlm. 81

https://id.wikipedia.org/wiki/Rukun_Islam

https://www.tongkronganislami.net

Free picture Pengertian Ibadah dalam Islam dan beberapa amalan yang tidak boleh ditinggalkan integrated with the OffiDocs web apps


Ad